-->
  • Jelajahi

    Copyright © GHSNEWS.ID | BERITA INDONESIA TERKINI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    JSON Variables

    Menu Bawah

    Lagi, Tim Yustisi Denpasar Jaring 39 Orang Pelanggar Prokes

    GHSNews.id
    Senin, 09 Mei 2022, 16.55 WIB Last Updated 2022-05-09T09:55:36Z

    GHSNEWS.ID, BALI – Satopl PP Kota Denpasar kembali menjaring 39 orang pelanggar protokol kesehatan, saat Tim Yustisi Denpasar melakukan penertiban di simpang Jalan Gunung Saputan - Jalan  Gunung Salak Desa Padangsambian Kelod Kecamatan Denpasar Barat Senin (9/5).

    Kasatpol PP Kota Denpasar AAN  Bawa Nendra mengatakan dalam penertiban ini  semua diberikan pembinaan karena salah menggunakan masker.  "Penegakan Prokes ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, dalam upaya pencegahan penularan COVID-19," kata Bawa Nendra.

    Ia mengatakan  warga yang terjaring pelanggaran  prokes setiap diadakan operasi yustisi masih ditemukan. Ia mengajak walaupun kasus sudah menurun penerapan prokes agar tetap dilaksanakan dengan disiplin. "Jangan sampai abai dengan Prokes walaupun kasus sudah melandai," katanya.  

    Untuk tetap menciptakan kedisiplinan dalam menerapkan prokes pihaknya akan tetap melakukan operasi penertiban disiplin dan penegakan hukum prokes, sembari memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran bersama semakin meningkat.

    Tidak hanya denda, kata dia, bagi yang terjaring tidak menggunakan masker dengan benar, pihaknya juga memberikan sanksi sosial, berupa hukuman "push up". "Tindakan tegas kami lakukan untuk mengingatkan agar sadar tentang pentingnya mentaati prokes, salah satunya wajib menggunakan masker," katanya.

    Dengan berbagai upaya tersebut Bawa Nendra berharap masyarakat semakin paham akan pentingnya protokol kesehatan sehingga tidak ada yang melanggar lagi. Sehingga penularan COVID-19 bisa diputus, dan berharap perekonomian masyarakat bisa kembali normal.(ayu)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    OPINI RAKYAT

    +