Update Hari ini ! Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 293 Orang -->

Advertisement

Update Hari ini ! Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 293 Orang

GHSNews.id
Rabu, 18 Agustus 2021


GHS NEWS ■ Penularan Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Hingga kini, kasus positif Covid-19 masih didominasi masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi. Dari data resmi pada Selasa (17/8) kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah 293 orang. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 68,94 persen atau sebanyak 202 belum mengikuti vaksinasi dan sebanyak 77 orang berstatus warga luar Kota Denpasar. Pun demikian, sebanyak 291 orang dinyatakan sembuh. Dan sebanyak 6 orang pasien meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, secara terperinci dari 293 orang yang dinyatakan positif, sebanyak 77 orang pasien positif Covid-19 merupakan warga luar Kota Denpasar. Yakni KTP Badung nihil, KTP Bangli sebanyak 1 orang, KTP Buleleng sebanyak 11 orang, KTP Gianyar sebanyak 3 orang, KTP Jembrana sebanyak 6 orang.

Selanjutnya KTP Karangasem sebanyak 3 orang, KTP Klungkung sebanyak 5 orang, KTP Tabanan sebanyak 7 orang, WNA masih nihil  dan KTP Luar Bali sebanyak 41 orang.

“Ada tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi. Selain itu, kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4," ujar Dewa Rai

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 33.253 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 28.371 orang  (85,32 persen), meninggal dunia sebanyak 633 orang (1,90 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  4.249 orang (12,78 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai. (Hms/Dps).