GHSNEWS.ID | BREBES — Sejumlah anggota yang beratribut Aktivis Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) datangi kantor Bupati Brebes, pada Kamis(3/8).
Mereka yang datang membawa sejumlah alat peraga aksi demo menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Brebes untuk tegas menyikapi aktivitas proyek.
Dalam aksinya di Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) mereka mengusung sebuah keranda bertuliskan "Matinya Kepedulian Pemerintah Daerah Tentang Lingkungan Hidup".
Selain membawa alat peraga aksi, masa pendemo juga menyampaikan sejumlah tuntutan, terutama sejumlah kelengkapan perijinan, pada sebuah aktivitas proyek di Desa Bangsri Bulakamba.
"Kami menuntut kepada Pemkab Brebes terutama Dinas Lingkungan Hidup agar menghentikan sementara pembangunan PT Warna Lestari Makmur sebelum proses perizinannya lengkap, karena kami duga kelengkapan ijin belum terpenuhi, dan ini untuk menjaga lingkungan agar tetap terjaga," ujar koordinator aksi, Wily Raymond.
Sementara, Pemkab Brebes melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Laode Vindar Aris Nugroho menyambut baik tuntutan yang disampaikan oleh masa pendemo.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng untuk menentukan sikap. (Fitri)