Pilkades Watu Toa 2027, Andi Nur Qalbi Nyatakan Siap Maju dengan Lima Program Utama
SOPPENG-WATU TOA- Dinamika menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Watu Toa tahun 2027 mulai menjadi perhatian. Andi Nur Qalbi, warga yang berasal dari Woddi, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon kepala desa pada pemilihan mendatang.
Dalam pernyataan yang disampaikan, Andi Nur Qalbi mengusung visi mewujudkan Desa Watu Toa yang maju, transparan, religius, sejahtera, dan berkeadilan.
Ia menyebut keinginannya untuk maju dilandasi niat mengabdi dan berkontribusi bagi pembangunan desa.
“Saya maju bukan karena ingin jabatan, tapi karena ingin pengabdian. Saatnya Watu Toa dipimpin dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan kerja yang nyata,” demikian pernyataan Andi Nur Qalbi yang diterima redaksi. Senin 26/10/26
Usung Lima Program Utama
Dalam visi dan misi yang disampaikan, terdapat lima bidang yang menjadi fokus programnya apabila nantinya terpilih sebagai kepala desa.
Pertama, tata kelola pemerintahan yang transparan dan amanah. Program yang ditawarkan meliputi keterbukaan informasi APBDes, pelayanan administrasi yang cepat dan bebas pungutan liar, serta peningkatan kedisiplinan pelayanan di kantor desa.
Kedua, pemerataan pembangunan infrastruktur. Andi Nur Qalbi mencantumkan perbaikan jalan tani dan jalan lingkungan, normalisasi saluran irigasi untuk mendukung pertanian, serta penyediaan penerangan jalan di setiap dusun.
Ketiga, pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini mencakup pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dukungan bibit dan pelatihan bagi petani serta peternak, hingga pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi masyarakat.
Keempat, penguatan kehidupan religius dan sosial. Ia mengusulkan pengaktifan pengajian rutin, kegiatan TPA/TKA, santunan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, serta menghidupkan kembali kegiatan gotong royong.
Kelima, pengembangan pemuda dan olahraga. Program yang ditawarkan meliputi penguatan peran Karang Taruna, penyelenggaraan kegiatan olahraga dan seni tingkat desa, serta beasiswa bagi anak desa yang berprestasi.
Realisasi Program Menjadi Perhatian
Berbagai program tersebut nantinya perlu dijabarkan dalam rencana kerja yang terukur, termasuk skala prioritas, sumber pendanaan, tahapan pelaksanaan, serta mekanisme pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Keterbukaan pengelolaan anggaran, pemerataan pembangunan, pemberdayaan petani, dan peningkatan pelayanan publik merupakan sejumlah isu yang dapat menjadi bahan diskusi warga dalam menentukan arah pembangunan Desa Watu Toa ke depan.
Adapun mengenai dukungan masyarakat yang disebut mengalir kepada Andi Nur Qalbi, hal tersebut masih perlu dikonfirmasi secara independen kepada pihak-pihak terkait.
Pernyataan kesiapan maju tersebut juga perlu dibedakan dari tahapan resmi pencalonan. Status pencalonan dan jadwal Pilkades Watu Toa 2027 perlu dipastikan berdasarkan informasi resmi dari pemerintah desa atau instansi berwenang.
Masyarakat diharapkan dapat mencermati visi, misi, rekam jejak, serta kesiapan setiap calon dalam menerjemahkan program menjadi manfaat nyata bagi desa.
