'/> Nurmal Idrus Paparkan Strategi Pengembangan SDM dan UMKM di Hadapan Karyawan BRI Soppeng - GHSNEWS.ID – Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran <amp-auto-ads data-ad-client='ca-pub-9401903001071779' type='adsense'> </amp-auto-ads>
🔵 Berita Hari Ini

Nurmal Idrus Paparkan Strategi Pengembangan SDM dan UMKM di Hadapan Karyawan BRI Soppeng

SOPPENG – Ketua Program Studi Magister Manajemen Universitas Lamappapoleonro (Unipol), Dr. H. Nurmal Idrus, M.M., memberikan pemaparan mengenai strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di hadapan jajaran karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Soppeng, Jumat (26/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nurmal juga memperkenalkan sekaligus menyosialisasikan penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Lamappapoleonro Tahun Akademik 2026–2027.

Di hadapan peserta, Nurmal menegaskan bahwa kualitas SDM merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah. Menurutnya, di era disrupsi, kompetensi SDM tidak lagi hanya diukur dari kemampuan administratif, tetapi juga dari kemampuan membaca dinamika pasar serta beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.

Saat membahas pengembangan UMKM, Nurmal menyampaikan bahwa pelaku usaha di Kabupaten Soppeng membutuhkan lompatan transformasi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Ia menyoroti tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian bersama.

Pertama, peningkatan literasi keuangan. Menurutnya, perbankan, khususnya BRI, memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.

"Akses permodalan harus dibarengi dengan kemampuan mengelola keuangan. Dengan manajemen kas yang baik, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.

Kedua, transformasi digital. Nurmal menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

"Pelaku UMKM harus mulai mengadopsi pemasaran digital serta sistem pencatatan keuangan berbasis teknologi. Data transaksi yang tertata dengan baik akan membuka peluang memperoleh akses pembiayaan yang lebih besar dari lembaga keuangan formal," jelasnya.

Ketiga, membangun konektivitas ekosistem usaha. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan sektor perbankan menjadi kunci dalam memperkuat daya saing produk lokal.

Menurutnya, sinergi tersebut akan mempercepat proses standarisasi produk, memperkuat branding, serta membuka peluang produk UMKM Soppeng menembus pasar nasional.

"Pertumbuhan UMKM di Soppeng harus didorong melalui pendekatan yang lebih taktis. BRI sebagai ujung tombak pembiayaan memiliki posisi penting dalam memfasilitasi transformasi tersebut. Jika SDM perbankan dan pelaku UMKM memiliki visi yang sama dalam mengedepankan efisiensi dan inovasi, maka akselerasi ekonomi daerah akan berlangsung lebih cepat," pungkas Nurmal.

Pemaparan tersebut mendapat sambutan antusias dari para karyawan BRI Cabang Soppeng. Mereka menilai sinergi antara sektor perbankan, dunia pendidikan, dan pelaku UMKM menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar
.